Wakil Ketua MPKU Berharap Direksi RSIJ yang Baru Dilantik Bisa Merealisasikan Pembangunan RSI di Depok, Bekasi dan Karawang

Jajaran Direksi RSIJ Cempaka Putih Periode 2022-2026. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Pondok Kopi, Cempaka Putih, Sukapura dan RSJI (Rumah Sakit Jiwa Islam) Klender resmi memiliki Direksi baru periode 2022-2026.

4 Direktur yang baru dilantik yakni, dr. Hj. Umi Sjarqiah, Sp. KFR., MKM menjabat sebagai Direktur Utama RSIJ Pondok Kopi, dr. Pradono Handojo, M.B.A., M.H.A yang kedua kalinya menjabat sebagai Direktur Utama RSIJ Cempaka Putih, dr. Tresia Mahaputeri Nusantari Maghfirah, S.Ked., MARS., MPM. menjabat sebagai Direktur RSIJ Sukapura serta dr. Prasila Darwin, Sp.Kj. menjabat sebagai Direktur RSJI Klender.

Wakil Ketua MPKU PP Muhammadiyah, Dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H. Kes. (Foto: Dok/Pribadi)

Wakil Ketua Majlis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat (MPKU PP) Muhammadiyah, Dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H. Kes mengucapkan selamat atas dilantiknya Direksi baru RSIJ Pondok Kopi, Cempaka Putih, Sukapura dan RSJI Klender periode 2022-2026.

“Semoga dengan pergantiannya Direksi yang baru, bisa menjadikan RSIJ sebagai rumah sakit yang terbaik, lebih maju dalam kualitas dan pelayanan kesehatan,” ujar Dr. Slamet Budiarto kepada Redaksi Depoknetwork.com, Selasa (15/02/2022).

Jajaran Direksi RSIJ Pondok Kopi Periode 2022-2026. (Foto: Istimewa)

Dirinya melanjutkan, Alhamdulillah empat rumah sakit ini menjadi rumah sakit yang maju, membanggakan Muhammadiyah dan memberi kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.

Dr. Slamet yang merupakan mantan Direktur Utama RSIJ Pondok Kopi periode 2018-2022 serta mantan Direksi Aliansi RSIJ juga menekankan untuk para Direksi yang baru agar bisa berkolaborasi dan bersinergi, sehingga RSIJ bisa membawa kemajuan dalam pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

“Kolaborasi merupakan sarana maju bersama, untuk membangun dunia kesehatan secara kelembagaan. Terlebih dalam konteks Pandemi Covid-19. Dalam situasi seperti itu, sinergi merupakan langkah konkrit dalam menjaga eksistensi lembaga kesehatan milik Muhammadiyah. Pandemi Covid-19 adalah kondisi yang memberi pengalaman untuk meningkatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, Direksi Aliansi RSIJ sebelumnya merencanakan akan membangun 3 rumah sakit baru yang berlokasi di Depok, Karawang dan Jati Asih. Dr. Slamet berharap agar Direksi Aliansi yang baru bisa merealisasikan rencana tersebut.

Jajaran Direksi RS Islam Jakarta Sukapura Periode 2022-2026. (Foto: Istimewa)

“Semoga Direksi Aliansi yang baru bisa merealisasikan pembangunan rumah sakit di 3 lokasi tersebut, sehingga RSIJ semakin bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Dr. Slamet juga menjelaskan bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang kesehatan adalah salah satu usaha dari usaha-usaha dan media da’wah Persyarikatan Muhammadiyah serta sebagai ladang dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

“Semua bentuk kegiatan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus mengarah kepada terlaksananya maksud dan tujuan Persyarikatan. Seluruh pimpinan serta pengelola amal usaha berkewajiban untuk melaksanakan misi utama Muhammadiyah itu dengan sebaik-baiknya sebagai misi da’wah amar ma’ruf nahi munkar,” pungkasnya. (Suryadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.